Connect with us

MOTIVASI

Orang Sukses di Masa Tua, Buktikan Usia Bukan Patokan Memulai Bisnis

Published

on

Orang Sukses di Masa Tua, Buktikan Usia Bukan Patokan Memulai Bisnis

Orang-orang memulai bisnis di kemudian hari karena berbagai alasan, tetapi pengalaman adalah faktor yang umum. Banyak sekali orang yang sukses di masa tua, ada yang dari Indonesia hingga luar negeri.

Seringkali ide-ide terbaik muncul dengan sendirinya seiring berjalannya waktu, pembelajaran, dan paparan berbagai tantangan. Tidak ada salahnya juga bahwa orang yang berusia 40 tahun keatas cenderung memiliki banyak uang untuk ditabung atau aset untuk menjalankan bisnis mereka.

Mungkin saat ini, sangat mudah menemukan pendiri usaha yang memiliki usia belasan atau 20-an. Namun ada banyak wirausahawan di luar sana yang menemukan ide besar mereka di kemudian hari.

Orang-orang inilah yang seharusnya bisa menjadi motivasi bagi kita untuk tidak boleh menyerah dalam merintis bisnis. Ketika jatuh yang harus dilakukan adalah bangkit, karena setiap orang punya jatah suksesnya masing-masing asalkan ada usaha.

Orang Sukses di Masa Tua, Buktikan Usia Bukan Patokan Memulai Bisnis

workingcapitalreview.com

Daftar Orang Sukses di Masa Tua

Mungkin ada yang sudah tahu daftar orang-orang tersebut, tapi bagaimana dengan kisahnya? Mengetahui bagaimana jalan hidupnya, suka duka, hingga akhirnya bisa sukses seperti itu sangatlah penting. Berikut ini orang sukses di usia tua.

Bob Sadino

Pengusaha kelahiran Lampung, 9 Maret 1939 ini memiliki nama lengkap Bambang Mustari Sadino. Mendiang adalah salah satu pebisnis yang sukses di usianya yang sudah tua.

Ia telah mengalami jatuh bangun hingga akhirnya bisa meraih kesuksesan sebesar ini. Ia memilih berhenti menjadi seorang pegawai setelah bekerja selama 9 tahun dan memilih banting setir menjadi seorang pengusaha.

Awalnya ia yang merupakan orang sukses di masa tua ini mendirikan usaha bisnis penyewaan mobil, dengan modal awal berupa satu mobil Mercedes dan itu pun ia sopiri sendiri. Namun sesuatu tidak diinginkan terjadi, ia mengalami kecelakaan mobil saat sedang mengendarai mobil yang disewakan itu.

Hal itu tentu tak membuatnya putus asa, yang mana ia lalu beralih profesi menjadi seorang kuli bangunan. Nah, pada saat itulah ia menemukan sebuah peluang bisnis yaitu menjadi seorang peternak ayam dan telur ayam negeri. Modal awal yang digunakan untuk memulai bisnisnya merupakan hasil pinjaman dari tetangganya.

Pada tahap awal, ia menawarkan dari rumah ke rumah di sekitar wilayah tempat tinggalnya. Bisnis yang ia mulai tersebut semakin berkembang dan membuat ia berpikir untuk menjual daging serta sayuran hidroponik.

Berkat semua usaha dan tekadnya yang kuat, ia bisa membuat bisnis tersebut menjadi sukses besar. Hingga akhirnya bisa mendirikan Kem-Chicks, supermarket terkenal yang menjual banyak produk pertanian dan peternakan.

Sukses di masa tua tersebut tak membuatnya berubah, ia tetap menjadi seorang Bob Sadino yang tampil sederhana. Bahkan juga sering ditemui bahwa ia kerap melayani pelanggannya sendiri seperti keluarga.

Leo Goodwin

GEICO atau Government Employees Insurance Company, kini menjadi merek asuransi mobil terkenal dengan figur periklanan terkenal. Tapi sebelum Gecko, Caveman, atau Maxwell, GEICO adalah ide Leo Goodwin.

Pada tahun 1930-an ia bekerja di di San Antonio, Texas,  dan menyadari bahwa asuransi perlu adanya perbaikan. Mengapa perusahaan tidak hanya berurusan dengan pelanggan secara langsung, menyimpan semua uang yang biasanya masuk ke border?

Pada tahun 1936 yaitu ketika usianya 50 tahun, Leo mendirikan GEICO di Washington, D.C. Dengan meninggalkan sebagian besar pebisnis pada masa itu, ia bekerja sama dengan istrinya Lilian dalam menjalankan perusahaan.

Hingga akhirnya Ia bisa sukses di masa tua, yang mana saat ini GEICO telah mempekerjakan lebih dari 27.000 orang dan memiliki lebih dari 14 juta pemegang polis.

Harland David Sanders

Kolonel Sanders kehilangan ayahnya pada usia dini, sering bertengkar dengan ayah tirinya, dan dipecat dari banyak pekerjaan. Bahkan ia pernah kehilangan pekerjaannya sebagai pengacara setelah perkelahian di ruang sidang dengan kliennya sendiri.

Namun, ia bertekad untuk tidak pernah menyerah dan sidat inilah yang menyebabkan kesuksesan akhirnya. Saat bekerja di bengkel di Corbin, Sanders mendapatkan popularitas lokal untuk resep ayamnya yang lezat.

Setelah stasiun Corbin dihancurkan oleh api, Sanders membangun kembali lokasi tersebut sebagai motel dan restoran dengan 140 kursi. Pada tahun 1952 dengan usia 62 tahun, Sanders mewaralabakan Kentucky Fried Chicken (KFC) untuk pertama kalinya.

Saat ini KFC memiliki lebih dari 18.800 gerai di 118 negara di wilayah berbeda, menandakan bahwa ia telah sukses di masa tua. Salah satunya di Indonesia, banyak sekali KFC yang bisa ditemukan di seluruh penjuru Indonesia terutama di perkotaan.

Reid Hoffman

Mungkin anda berpikir perusahaan seperti LinkedIn yang merupakan jaringan sosial besar, didirikan oleh seorang anak muda bukan? Ternyata tidak, Reid Hoffman berjuang dengan apa yang harus dilakukan setelah lulus dari Stanford.

Ia memutuskan untuk bekerja, tetapi melakukannya secara strategis. Memetakan rencana tentang apa yang perlu dipelajari, sebelum ia memulai perusahaannya sendiri.

Ketika pertama kali memulai sendiri, ia mendirikan situs jejaring bernama Social Net. Percaya bahwa memiliki algoritma pencocokan yang hebat akan menjamin kesuksesan.

Ia mencoba mengiklankan situs barunya melalui majalah dan surat kabar, tetapi tidak pernah menemukan daya tarik dengan ide tersebut. Pada akhirnya, ia keluar dan bergabung dengan Paypal sebelum meninggalkan posisinya di perusahaan tersebut pada tahun 2002 untuk ikut mendirikan LinkedIn.

Yang mana ketika ia mendirikan perusahaan tersebut, ia sudah berusia 35 tahun. Sementara ketika perusahaan tersebut sudah go public, ia sudah berusia 43 tahun dan sukses di masa tua.

Carol Gardner

Ketika anda berusia 52 tahun, baru saja bercerai, bangkrut, dan depresi, mungkin anda akan bingung untuk melakukan apa lgi. Beda halnya dengan Carol Gardner, ia mendapatkan seekor anjing atas rekomendasi terapisnya.

Ia memenangkan kontes kartu natal lokal dengan gambar anjing dan lelucon lucu. Kemenangan tersebut menginspirasi Gardner untuk memulai bisnis kartu ucapan, yang ia beri nama sesuai dengan anjingnya yaitu Zelda.

Pada tahun 2010, Zelda Wisdom dihargai sekitar $ 50 juta. Hal itu menunjukkan bahwa bahwa kita tidak akan pernah tahu dari mana ide hebat akan diraih.

Menjalankan bisnis tidaklah mudah, dibutuhkan kerja keras dan disiplin untuk mencapai kesuksesan. Orang yang sukses di masa tua tersebut tentunya harus membuatku untuk terus berusaha dan pantang menyerah.

Komentar Kamu
Continue Reading
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Usaha Bob Sadino dalam Membangun Bisnis Hingga Sukses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *