Connect with us

WEDDING

Bekal Wanita Sebelum Menikah Agar Bisa Hidup Sejahtera dengan Suami

Published

on

Bekal Wanita Sebelum Menikah Agar Bisa Hidup Sejahtera dengan Suami

Bekal bagi wanita sebelum menikah sangat perlu diperhatikan. Banyak sekali pertanyaan apa yang harus disiapkan oleh seorang wanita. Sebab wanita harus menunjukkan sikap baik kepada calon suami. Ini adalah salah poin yang harus dipegang oleh seorang wanita.

Wanita yang tidak baik tentu akan menimbulkan banyak pertanyaan. Hal ini menjadi tolak ukur apakah seorang istri tersebut akan menjadi istri yang baik dan bisa menghargai suami atau tidak.

Bekal ini yang akan menjadi pegangan bagi wanita dalam menempuh hidup baru bersama sang calon suami. Dalam hal ini, suami juga akan merasa dihormati dan dijunjung tinggi perannya sebagai seorang kepala keluarga.

Bekal Wanita Sebelum Menikah Agar Bisa Hidup Sejahtera dengan Suami

rockmywedding.co.uk

Bekal Wanita Sebelum Menikah

Wanita merupakan sosok yang anggun. Kepribadiannya sangat lemah lembut dan dianggap bisa menjaga perasaan lawan jenisnya. Nah, tentu dalam menempuh itu semua perlu adanya sebuah bekal. Berikut bekal yang harus dipersiapkan seorang wanita ketika akan menikah:

Memahami Karakter Pria dari Akar

Seorang wanita itu butuh didengarkan, sedangkan seorang pria butuh diingatkan. Pada dasarnya seorang pria dikenal dengan makhluk yang pelupa. Sudah banyak bukti yang menyebutkan bahwa pria adalah makhluk yang pelupa.

Dengan adanya fakta yang menyebutkan pria adalah makhluk pelupa, maka anda sebagai seorang wanita wajib mengetahui karakter seorang pria. Menjadi wanita harus sabar menghadapi sikap seorang pria. Kadang mereka memang baik, tetapi kadang juga bisa berubah menjadi sosok yang tegas.

Bekal wanita sebelum menikah ini harus selalu diperhatikan. Sebab seorang pria akan merasa dirinya ada jika seorang wanita bisa menerima dan selalu mengingatkan kesalahan mereka. Sebagai seorang istri, sudah seharusnya memahami karakter suami secara keseluruhan.

Memahami Cara Komunikasi Sebagai Seorang Istri

Banyak wanita yang merasa takut dengan pernikahan. Hal ini tentunya karena banyak faktor yang menghantuinya. Salah satunya adalah takut dengan cara komunikasi yang mungkin dirasa kurang nyambung dengan suami.

Dalam menuju kebahagiaan pada sebuah pernikahan harus ada perjuangan yang diraih. Salah satunya dengan memahami cara komunikasi yang baik dengan suami. Menjadi seorang wanita harus selalu terbuka. Jangan banyak diam menunggu seorang pria peka.

Hal ini bisa menimbulkan masalah baru pada hubungan suami istri, maka hindari kebiasaan berdiam diri. Jalani kehidupan baru bersama pasangan dengan pola pikir yang dewasa.

Menunjukkan Rasa Hormat pada Pria

Bekal wanita sebelum menikah selanjutnya adalah harus bisa menunjukkan rasa hormat kepada suami dengan tepat. Rasa hormat pada suami tidak melulu dengan kaya “iya”. Sebab seorang pria akan lebih banyak menghabiskan waktunya di luar rumah. Sehingga anda sebagai seorang wanita harus bisa memberikan perhatian lebih ketika bersama sang suami.

Seorang istri boleh marah kepada suami, namun marah dalam hal ini juga harus tahu batas dan masalah yang sedang terjadi. Intinya harus saling mengerti satu sama lain.

Jika seorang wanita bisa menunjukkan rasa hormatnya dengan baik, suami juga akan menunjukkan rasa cinta dan menyadari betapa berharganya seorang wanita. Pria akan sadar jika hanya sang istri yang dengan setia menunggu kedatangannya.

Bekal Wanita Sebelum Menikah, Mandiri dan Cerdas

Kecerdasan dan kemandirian merupakan dua hal yang tidak bisa dihindarkan dari seorang wanita. Kedua hal ini merupakan bekal wanita sebelum menikah. Seorang wanita harus selalu merasa dirinya itu cerdas. Menikah memang sudah menyatukan komitmen, namun bukan berarti menggantungkan semuanya kepada hubungan.

Baik sebelum dan sesudah menikah seseorang harus sudah mampu menerapkan sikap mandiri. Dalam hal ini, akan menjadi patokan bagi kehidupan berkeluarga kedepannya. Seperti merawat anak, memasak, membersihkan rumah, dan aktivitas lainnya.

Cerdas yang dimaksud adalah pandai membagi waktu antara menyelesaikan tugas-tugas rumah. Sebab jika tidak pandai membagi waktu, maka kelangsungan rumah tangga akan berantakan. Sebagai seorang istri juga harus cerdas dalam mengelola keuangan.

Jika suami memberikan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, anda harus bisa membagi sesuai dengan kebutuhan. Akan lebih baik jika anda bisa menyisihkan sebagian dari sisa untuk ditabung. Suami akan sangat bangga dengan anda yang bisa mengelola keuangan dengan baik.

Bekal wanita sebelum menikah salah satunya adalah mandiri. Dalam hal ini, wanita tidak boleh terlalu manja dengan suami. Meskipun selalu diberi nafkah bukan berarti wanita tidak bisa menghasilkan uang sendiri.

Sebagai wanita yang baik, anda harus bisa memiliki pengetahuan yang luas. Bertujuan agar semakin menambah wawasan dalam membina keluarga.

Bertanggung Jawab dan Mematuhi Aturan Dalam Pernikahan

Setiap suku, adat, dan agama memiliki aturan-aturan yang berbeda. Tentu saja dalam hal ini ada hukum tertulis dan tidak tertulis diwajibkan bagi seorang istri. Salah satu contohnya adalah adanya sikap jujur, rasa hormat, dan kesetiaan. Nah, dalam hal ini siapkah seorang wanita mematuhi segala aturan yang ada.

Maka bekal wanita sebelum menikah harus bisa mematuhi aturan yang telah diajarkan dalam suku, adat, dan agama. Sebab pernikahan adalah momen sakral yang tidak sembarang orang bisa bertindak sesuka hati. Banyak sekali pantangan yang harus diperhatikan.

Semua hal yang dilakukan pada akhirnya akan menentukan bagaimana kehidupan seseorang di masa mendatang. Sebuah pernikahan tidak hanya menjadikan wanita sebagai istri yang baik saja. Tetapi juga akan memberikan warna dan kehidupan yang baru bagi wanita.

Itulah beberapa bekal wanita sebelum menikah yang bisa anda lakukan dan terapkan. Hal ini secara perlahan bisa menjadi kebiasaan yang baik bagi anda. Terlebih jika anda mampu melakukannya sebelum menikah pasti akan menjadi hadiah bagi suami.

Komentar Kamu
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *